Rencana Strategis

RENCANA STRATEJIK

  

VISI

“Tersedianya infrastruktur jalan yag handal untuk mendukung strategi pembangungan masyarakat Kabupaten Malang”

Motto

”Salob””

Kerusakan jalan diawali dari lubang kecil, untuk menjaga kondisi jalan agar tetap mantap dan agar tidak bertambah besar diatasi dengan gerakan ” Sapu Lobang”

MISI 

  1. Menyelenggarakan penanganan jalan yang efektif, efisien serta berkelanjutan
  2. Meningkatkan kopetensi , profesional dan berempati
  3. Menyediakan dan mengembangkan sistem jaringan jalan dengan penanganan yang terpadu berwawasan lingkungan serta mendorong pengembangan wilayah
  4. Meningkatkan peran serta masyarakat serta menciptakan iklim kerjasama yang kondusif dalam penanganan jalan
  5. Meningkatkan pengawasan dalam pemanfaatan jalan

TUJUAN DAN SASARAN

  1. Terpeliharanya jalan dan jembatan kabupaten  serta fasilitas penunjangnya.
  2. Meningkatnya kapasitas jalan dan jembatan khususnya yang mendukung pusat-pusat kegiatan ekonomi.
  3. Terkelolanya data base dan tersedianya sistem informasi manajemen jalan dan jembatan.

STRATEGI

Mensinergikan dan meningkatkan penyelenggaraan pembangunan jalan untuk mendukung pengelolaan isu strategis dan ikon sektoral Kabupaten Malang. 

KEBIJAKAN

  1. Menetapkan dan menyusun program prioritas strategis secara partisipatif dan proporsional sesuai dengan kebutuhan.
  2. Mengoptimalkan perencanaan teknis pembangunan jalan dan jembatan yang efektif dan efisien serta pengendalian pelaksanaannya.
  3. Mengoptimalkan manajemen pengelolaan jalan dan jembatan berdasarkan data base .
  4. Memelihara dan mengoptimalkan fungsi dan peran peralatan dalam mendukung kegiatan.
  5. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam pembangunan jalan dan jembatan perdesaan melalui program kemitraan.
  6. Meningkatkan kapasitas SDM melalui program kerjasama dengan Badan Diklat sesuai dengan kebutuhan.
  7. Mengoptimalkan pembinaan dan peran serta masyarakat jasa konstruksi dalam pelaksanaan.

PROGRAM

 

PROGRAM

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan diatas, maka dalam hal ini Dinas Bina Marga Kabupaten Malang membuat suatu program-program dan kegiatan-kegiatan pokok adalah sebagai berikut :

  1. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan.

      Adapun kegiatan untuk mendukung program ini adalah :

  • Kegiatan Pembangunan Jalan
  • Kegiatan Pembangunan Jembatan
  • Program Pembangunan Jalan dan Jembatan mendukung Ibu Kota Kepanjen dan Bandara Abdulrahman Saleh
  1. Program Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

           Adapun kegiatan untuk mendukung program ini adalah :

  • Kegiatan Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan
  1. Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan

      Adapun kegiatan untuk mendukung program ini adalah :

  • Kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan Perdesaan
  • Kegiatan Peningkatan Jalan Desa melalui Kemitraan
  1. Program Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Bangunan Pelengkap.
  • Pengadaan dan Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum
  • Pembangunan Drainase/ Trotoar.
  1. Program Pembangunan Turap/ Talud/ Bronjong.
  • Pembangunan Turap/ Talud/ Bronjong
  1. Program Pengelolaan Sistem Informasi/ Data Base Jalan dan Jembatan.
  • Penyusunan Sistem Informasi/ Data Base Jalan dan Jembatan
  1. Program Penunjang Lainnya.

PROGRAM LINTAS SKPD

Program lintas SKPD yang dilaksanakan adalah :

  1. Program Bantuan Keuangan Pola Kemitraan.

PROGRAM LINTAS KEWILAYAHAN

Program pembangunan batas-batas wilayah meliputi :

  1. Jalan Lintas Timur (Jalitim) Kabupaten Malang yang menghubungkan Lawang-Singosari – Jabung – Pakis –Tumpang –Poncokusumo – Wajak dan berakhir di Turen. Jalitim ini sebagi jalan alternatif untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas di jalur utama Lawang – Singosari – Kota Malang .
  2. Peningkatan Jalan Nasional Kepanjen – Gondanglegi N.90.1 dengan  sebagai langkah pembenahan pintu gerbang Kota Kepanjen.dari arah timur dan   mendukung aksesibilitas Stadion Kanjuruhan  dengan kapasitas 50.000 penonton.
  3. Penjajakan Jalan Lintas Barat (Jalibar) Kabupaten Malang yang menghubungkan Lawang – Singosari – Karangploso  dan ruas jalan Dau – Wagir - Gunungkawi – Wonosari dan berakhir di Sumberpucung. Jalibar ini sebagai jalan alternatif untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas di jalur utama Lawang – Singosari – Kota Malang dan arah Blitar.
  4. Peningkatan Jalan Batas Kota Malang - Kalisari – Bunut – Abd. Rahman Saleh – Madyopuro – batas Kota Malang. Untuk mendukung Aksesibilitas Bandara ABD. Rahman Saleh dan upaya membantu mereduksi kemacetan yang terjadi di sekitar pintu masuk kota Malang  dari arah utara (Blimbing dan Arjosari).
  5. Peningkatan Jalan Batas Kota (Telogowaru) – Bulu Lawang dan jalan Bulu Lawang – Gondang Legi. Untuk mendukung aksesibilitas jalan Tol Malang Pandaan dan sebagai upaya mereduksi kemacetan-kemacetan yang terjadi di sekitar pintu masuk kota Malang dari arah selatan (Blimbing, Arjosari, Gadang dan Kacuk)
  6. Peningkatan Jalan Batas Kota Malang – Tegal Gondo – Batas Kota Batu. Sebagai upaya mereduksi kemacetan-kemacetan yang terjadi di sekitar pintu masuk kota Malang dari arah Barat (sekitar Dinoyo dan  Landungsari).
  7. Peningkatan Ruas Jalan Sengkaling – Junrejo  (Batas Kota Batu – Batas Kabupaten Malang). Mendukung perkembangan daerah perbatasan dan sebagai jalan alternatif.
  8. Peningkatan Ruas Jalan Karangploso – Batas Kota Batu. Untuk mendukung aksesibilitas jalan Tol dari arah kota batu dan mendukung perkembangan daerah perbatasan dan sebagai jalan alternatif
  9. Peningkatan Jalan Batas Kota Malang – Landungsari. Sebagai upaya mereduksi kemacetan kemacetan yang terjadi di sekitar pintu masuk kota Malang dari arah barat ( Dinoyo dan  Landungsari).
  10. Penanganan Jalan Sirip Jalan Lintas Selatan (JLS) yang merupakan program pusat.

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA SASARAN RPJMD

Indikator Kinerja yang mengacu pada Indikator sasaran RPJMD

 


Last Update:10-12-2012 10:43